Minggu, 19 Agustus 2007

The Bourne UltimatuM

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
finally, this Bourne's journey has come to an end.
Bourne is still wanted by the CIA, yet they wanted him dead. so they spread their executors all over the world to find and annihilated him. but I guess Bourne is toughest among them. well, since he IS the main character here. I don't think anything will be able to kill him, not to forget it was only the beginning of the movie.
Bourne came out from his hidings when he read a news written by a security reporter, Ross, about someone who was there when they first 'created' Bourne. in his way of tracking this person down, the reporter was shot. but he managed to stole his notes.
the chase continues. it won't allow you to breathe even for a sec. this movie is all about chasing, throughout the globe!
I think this is what action really is. you won't find a steady camera in this movie. yeah, you'll get dizzy sometimes, but it enhance the suspense. I say the director has managed to put us as if in a real situation. not only the angle is so great, but you'll find a new framing here.
I also loved how the stories were told, especially in the end. when Bourne fall into the water, and that's when it ends...

Senin, 13 Agustus 2007

aLone

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Horror
akhirnya kesampean juga nonton film ini. meski gue penakut berat, karena nonton rame-rame jadi pengen juga. selain faktor pembuat film ini sama dengan "Shutter." karena "Shutter" ceritanya bagus, pengen banget nonton yang ini.
kalo dilihat dari cerita intinya, sebenernya kurang menarik. tentang anak kembar. tapi akhir-akhir ini cerita tentang anak kembar udah jarang diangkat, selain itu kembar yang ini adalah kembar dempet. ada bagian dadanya yang menempel di dada yang lain.
kalau ceritanya tentang kembar, sudah pasti salah satu kembarannya mati dan menghantui kembarannya yang masih hidup. dari awal gue udah nebak pasti salah satu nyamar jadi yang lainnya. ternyata bener. kalo gak gitu, masalahnya apalagi coba?
cinta lagi-lagi jadi pemicu masalah di sini. betapa cinta bisa mendorong orang melakukan apa saja. lihat Pim, yang masih merasa bersalah karena kematian Ploy. lihat yang dilakukan Ploy yang begitu mencintai Wee, lelaki yang sebenarnya mencintai Pim.
flow yang mereka bikin emang bener-bener bikin jantung mau copot. selain itu, masih ada saja adegan yang tidak ketebak oleh para pecinta film horor. meski adegan di bath tub dan cermin masih saja jadi andalan.
sayangnya, di ujung film ini berubah menjadi thriller, bukan lagi horror. endingnya pun terasa kurang klimaks. tidak seperti Shutter yang hingga akhir napasnya masih horror (masih ingat si hantu yang terus gendong di belakang?).
tapi dari segi eksekusi, angle dan flow, semuanya patut diacungi jempol. gue kasih 4 bintang karena bintang terakhir terpaksa gue kasih buat "Shutter."

Kamis, 09 Agustus 2007

The Simpsons Movie-in 2D!

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Animation
setelah 2 kali nonton, baru sekarang bisa nulis reviewnya. film ini bener-bener flawless buat gue. kayanya mereka bikinnya bener-bener mateng, dari cerita sampe eksekusi. sehingga durasi 87 menit terasa begitu berharga.
sebenernya banyak isu politik dan lingkungan hidup yang mereka usung. yah, nyindir-nyindir gitu deh... seru banget mereka bisa nyindir pemerintah sendiri, gak kaya di sini. kalo di sini pasti gak lulus badan sensor tuh. yang ada malah disuruh ganti script... emang situ pikir bikin script gampang??! heuheu
gue suka banget adegan Bart telanjang naek skateboard. situasinya kayanya sengaja dibikin biar his lil bro down there gak keliatan, sampe akhirnya lewat semak-semak tapi malah justru memperlihatkan his lil bro there...
trus ada juga adegan Mr. President Schwarznegger (did I spell it rite?) ngomong, "I WAS PICK TO LEEAAAD NOT TO REEAAAD!" ahahahaha... so Arnold!
tapi entah kenapa bagian yang nempel banget di otak adalah waktu Homer ngatain Flanders di gereja, "Gay, gay, gay." buat gue adegan itu amat sangat Homer!
ah, nonton The Movie-nya jadi pengen balik ke SD. Tiap Senen sore di RCTI. gue pasti udah harus mandi dan pake kaos Bart favorit gue yang hari rabu nya pasti gue pake lagi berharap Senen cepet dateng...
kangen banget kekonyolan mereka!

btw, dapet salam dari...
"Spider-pig, spider-pig...!!!"

ahuahauahuahuahuahuahua

Selasa, 31 Juli 2007

put your audio trashes into use!




wondering around the facehunter, I found these as a result.
I thought it was a breakthrough to ever have a CD as a necklace nowadays (It's like back to the Hammer as in MC Hammer style). The first girl is from Berlin. Found her long long time ago. and then comes the other 2, with both CD and cassette. Aren't they look cool?
guess now we can say... "Available on CD and cassette"

Minggu, 29 Juli 2007

Disturbia

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
Anda termasuk yang kangen thriller remaja ala Scream atau I Know What You Did Last Summer? Meski yang satu ini tidak seseru kedua di atas, tapi cukup mengobati kerinduan Anda.
Kale Brecht (Shia Lebouf I’m starting to like his dork face ;p) menjadi tahanan rumah selama 3 bulan karena memukul guru Bahasa Spanyolnya. Bosan di rumah membuatnya mulai mengamati keadaan lingkungan rumahnya. Tuan A yang berselingkuh dengan pembantunya. Tuan B yang selalu membersihkan halamn rumahnya. Ashley, tetangga barunya yang seksi, lebih sering di atap rumahnya ketimbang di dalam rumah. Hingga tetangga samping rumahnya yang aneh. Kale melihat mobil wanita yang diberitakan hilang, sedang dimasukkan ke dalam garasi tetangganya itu. Lalu suatu malam, wanita yang ia bawa pulang dari klub terlihat berlari ke jendela sambil berteriak histeris. Saat itu pula, tetangganya tahu kalau Kale memperhatikan gerak-geriknya.
Sebenarnya film ini menarik untuk sebuah film thriller. But the thrill part is not so thrillin’ after all. So many missing points in this movie. Like, why did the man do such things to those women. Or WHAT did he do to them. Nothing explains that here. Maybe they want it that way. But it makes this movie just another teen movie with special case. The ending quite disappointing too, but at least it’s entertaining looking at Shia’s cute dork ‘lil face… ;p

The Night Listener

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
Masih meneruskan rally film misteri, kali ini film Robin Williams menjadi pilihan. Ia adalah pengasuh acara radio, “Noone in The Night,” berisi cerita tentang hidup sehari-hari. Patah hati, ditinggal mati, sakit, dan lainnya. Gabriel Noone (Robin Williams) yang homoseksual, tidak bisa lagi mengarang cerita karena patah hati yang dialaminya. Pasangan homoseksualnya meninggalkannya dan ia pun lumpuh dalam menyusun cerita indah yang menyentuh hati lagi.
Hingga suatu hari editornya menyerahkan naskah yang akan diterbitkan menjadi buku. Penulisnya adalah anak laki-laki umur 14 tahun yang sejak kecil mengalami penganiayaan seksual yang mengakibatkannya mengidap AIDS sekarang. Buku itu adalah cerita tentang hidupnya.
Sejak saat itu Noone bersimpati padanya dan ibu asuhnya, Donna. Suatu hari, mantan pasangan Noone curiga akan suara Pete, anak kecil itu dan Donna, yang terdengar mirip. Setelah ditelusuri, ternyata tidak ada yang pernah bertemu dengan mereka secara langsung.
Inilah yang mendorong Noone mengunjungi rumah mereka di Madison, sesuai dengan alamat di surat yang mereka kirim. Ternyata alamat itu adalah alamat toserba yang menyediakan PO Box untuk mereka yang tidak ingin alamatnya diketahui. Saat itu, Donna mengaku Pete ada di Rumah Sakit. Tapi ketika Noone datang ke sana, tidak ada pasien dengan nama Pete Logand. Donna malah melaporkan Noone ke polisi hingga akhirnya ia ditangkap setelah dipukuli terlebih dahulu. Anehnya, ternyata polisi juga tidak pernah bertemu dengan Pete.
Cerita tentang Factitious Disorder ini mengingatkan akan seorang teman yang mengidap penyakit yang sama. Menyadarkan bahwa ada saja orang-orang seperti ini yang mengarang cerita hanya karena mereka tidak mau sendiri…
Worth to watch, lagipula jarang melihat Robin Williams menjadi homoseksual kan?

Perfect Stranger

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Mystery & Suspense
Setelah kecewa dengan Zodiac, saya sama sekali tidak berharap apa-apa di film ini. Dengan memasang Bruce Willis dan Halle Berry, saya pikir film ini tidak jauh dari adegan S-E-X. Sudah lama saya pengen nonton film-film penuh intrik seperti ini. Kali ini bena-benar diangkat dari novel karya Danielle Steele (Ataukah hanya judulnya yang sama? Hmm... dunno...)
Ceritanya masih seputar wartawan yang berambisi menguak rahasia para senator dan penguasa tapi terhambat oleh kebijaksanaan koran tempatnya bekerja. Rowena (Halle Berry) kecewa dan memutuskan berhenti dari koran tempatnya bekerja karena ceritanya tentang senator homo yang selingkuh dengan anak magangnya dilarang tayang oleh bosnya. Di tengah kekecewaannya, ia bertemu Grace, tetangganya dari kecil. Ia meminta tolong Rowena untuk menjatuhkan Harrison Hill (Bruce Willis) yang selingkuh dengan Grace tapi tidak mau mengakuinya. Harrison adalah bos besar perusahaan iklan di New York, H2A. Salah satu orang yang tidak tersentuh juga.
Tiba-tiba Grace terbunuh, Rowena bertekad untuk menangkap Harrison dengan menyamar sebagai karyawan sementara di H2A. Saat ia mulai dekat dengan Harrison, mulai muncul keganjilan. Terutama dari teman yang selama ini membantunya, Miles.
Seperti yang sering ditulis di resensinya, ternyata bukan hanya Rowena yang menyembunyikan identitasnya. Teruslah bertanya-tanya karena masih banyak rahasia yang akan terkuak di akhir cerita.
Film ini cukup mengobati kekecewaan saya akan Zodiac…