Minggu, 13 Desember 2009

everlasting moments

Rating:★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Maria Larsson, hanya seorang ibu rumah tangga biasa dengan 4 orang anak. bersuamikan buruh, ia terpaksa harus bekerja juga mencuci, membersihkan rumah-rumah kaum kapitalis, sambil menerima jahitan.

hidupnya membosankan sampai suatu hari ia menemukan kamera Contessa di lemari. desakan ekonomi mendorongnya untuk menjual, namun pemilik toko kamera, Mr. Pedersson, tidak mengizinkannya. ia membiarkan Maria menggunakan kamera tadi, memberikan cairan kimia untuk mencuci dan plat untuk foto.

di luar dugaan, Maria sangat menyukai hobi barunya ini. dan ternyata ia memiliki mata seorang fotografer. semua hasil fotonya memiliki nyawa.

di tengah terpaan masalah rumah tangganya, hanya hobi foto ini dan anak-anaknya yang membuatnya bertahan.

another beautiful movie in my Sunday afternoon...

DEPARTURES - the movie

http://www.departures-themovie.com/index.html
if by any chance you ran into the DVD, you should buy it.

departures (okuribito)

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Drama
I can't seem to make my eyes dry during the movie. I have never seen one as beautiful as this.

the story. the gesture. the silent scene. everything.

allow me to give my deepest bow to the director... Yojiro Takita.

it is indeed the best foreign movie in Academy Awards.

Kamis, 10 Desember 2009

menjadi air

Saat turun hujan, anak-anak itu buru-buru mengambil ember dengan segala bentuk dan ukurannya, untuk menampung air hujan. Tentu saja setelah itu mereka menikmati kebebasan menari di bawah pancuran raksasa.

Lalu air hujan yang tinggal di ember-ember tadi mengisi tiap ruang yang ada, seakan berubah bentuk menyerupai bentuk ember yang menampungnya.

Saat haus, satu botol besar air mineral di kulkas dituangkan ke dalam gelas. Kini air membentuk gelas yang menampungnya.

Setiap hari, Mama mengisi cetakan es dengan air lalu menaruhnya di freezer. Dan air pun membentuk balok-balok es. Beku.

Diamkan sesaat maka balok-balok es tadi akan mencair. Kembali menjadi air.

Air....
Mengalir mengikuti arus yang membawanya ke muara di mana semua air dari segala penjuru bumi berkumpul kembali.
Namun bila di tengah perjalanan, sebuah balok kayu membelokkannya untuk jalan memutar, demi menghidupi sebuah desa di balik pegunungan, ia pun akan berbelok. Sungguh ia tak memiliki kekuatan untuk menolak saat sedang mengalir tenang.
Saat angin menerpa, ia pun berubah menjadi galak. Namanya ombak. Dan bila terjadi guncangan di dalam batinnya, ia pun akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk menelan apa pun yang ada di hadapannya. Menjadi yang mereka bilang air bah.


Air... Air... Air...
Memahaminya seperti mudah. Namun konsistensinya untuk senantiasa berubah
membuatnya sulit dipegang. Mungkin cukup dirasa.
Saat dahaga menerpa dan raga membutuhkan kesegaran.
Atau mungkin...
biarkan saja mengalir...


Air... Air... Air...
Bila kamu memiliki keinginan, ke mana kamu akan pergi?


-good morning, Aquarians-



Selasa, 08 Desember 2009

Coco Avant Chanel


Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Foreign
simple. as it is. smart.

Am not talking about Coco. Am talking about the movie.
which is definitely not a fashion movie, but a love story in denial.

"Love works best in fairy tales...", but in the end you can't fight when love is knocking quietly at your door.

and because of love too, she has become what we know now. even greater through times.

Senin, 07 Desember 2009

Max & Co

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Other
Oh what a fun loving Sunday night, going to the Jiffest and watch this France claymation with a satire joke!

ceritanya berlatar belakang pada penurunan penjualan pemukul lalat produksi perusahaan Bzzz & Co. Max yang mencari ayahnya pun terjebak menjadi pemusik di dalam lift Bzzz & Co, hanya karena ia pandai bermain Beegood (semacam gitar plus akordion).

namun, bukan ayahnya yang pertama ia temukan, melainkan seorang gadis yang diam-diam jatuh cinta padanya.

jadi, ini adalah cerita cinta di dalam balutan perang melawan lalat. cukup absurd bukan?